Wisata Air Terjun Dua Warna Deli Serdang Sumatera Utara



Berbicara mengenai keindahan alam dan wisata di Indonesia memang tiada habisnya, apalagi di wilayah Sumatera Utara khususnya Deli Serdang. Kekayaan alam dan wisata di Deli Serdang memang banyak sekali dimulai dari pemandian alami di sungai, arena bermain untuk keluarga serta berbagai macam destinasi wisata lainnya. Panorama alam Sumatera Utara selalu memberikan pilihan tempat- tempat yang indah dan menarik untuk dikunjungi. Jika anda sedang berjalan-jalan ke Sumatera Utara khususnya Deli Serdang mampirlah ke wisata air terjun yang cukup fenomenal di kawasan tersebut yaitu air terjun dua warna.

Salah satu air terjun yang ada di Sumatera ini terletak di Desa Sirugun. Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serang. Air terjun yang fenomenal di Deli Serdang ini sudah terbentuk sejak ratusan tahun lalu dari hasil letusan Gunung Sibayak sehingga air yang mengalir di air terjun inipun bersumber dari Gunung Sibayak. Air terjun dua warna ini mempunyai ketinggian sekitar 1.270 meter di atas permukaan laut. objek wisata baru yang ada di Sumatera Utara ini ditemukan oleh seseorang yang bernama Natanael Sinuraya pada tahun 2004

Keunikan Tempat Wisata Air Terjun Dua Warna

Kenapa disebut dengan air terjun dua warna? Pertanyaan tersebut mungkin saja ada dipikiran anda ketika mendengar nama air terjun dua warna. Sebagian besar orang pastilah sudah tau jawabannya yaitu memang air terjun ini mempunyai dua warna di aliran airnya. Masing-masing berwarna biru muda pada bagian air yang turun dari bagian puncak air terjun sedangkan warna lainnya yaitu putih keabu- abuan pada air yang tertampung di bawah.

Kedua warna yang ada pad air terjun ini bukan tanpa sebab lho. Kedua warna berbeda yang dihasilkan oleh air terjun ini dipengaruhi oleh kandungan yang berbeda pada masing-masing warnanya. Warna berbeda dari air terjun ini karena adanya kandungan belerang dan fosfor. Kedua kandungan pada air terjun tersebut sangat berbahaya sehingga tidak diperbolehkan untuk diminum oleh pengunjung. Jadi jangan sekali- kali anda mencoba mencicipi rasa air ini. Pengunjung hanya diperbolehkan untuk menikmati keindahan air terjun dan mengambil foto di sekitar objek wisata.

Akses menuju Air Terjun Dua Warna


Untuk mengunjungi air terjun yang mempunyai ketinggian sekitar 10 meter ini perlu kesabaran karena medannya yang cukup sulit. Pengunjung dapat naik bus antar kota yang menuju jurusan Kabanjahe dari ibu kota Medan. Bus tersebut akan mengantar kita menuju bumi perkemahan Sibolangit. Selain dengan kendaraan umum juga dapat ditempuh dengan merental mobil. Untuk menuju air terjun dua warna membutuhkan tenaga yang cukup besar, karena harus melewati hutan yang cukup lebat selama kurang lebih 2 jam bahkan sampai 3 jam.

Jika sudah tiba di pintu masuk bumi perkemahan Sibolangit, dilanjutkan dengan berjalan kaki menyusuri hutan dengan mengikuti petunjuk arah atau anda juga dapat menyewa pemandu wisata dengan membayar sekitar 100.000,- hingga sampai lokasi wisata. Disarankan untuk tidak berkunjung ketika musim hujan karena medannya yang tidak memungkinkan karena licin selain itu di dalam hutan yang lebat juga membahayakan ketika hujan tidak ada tempat berteduh.

Medan berupa tanjakan, menurun serta melintasi sungai akan menemani selama perjalanan anda. cukup menantang bagi mereka yang mempunyai jiwa petualangan. Rasa lelah selama perjalanan akan terbayarkan dengan indahnya gradasi warna yang dihasilkan air terjun tersebut dan sejuknya udara disana.

Panorama keindahan Air Terjun Dua Warna


Keindahan alam air terjun dua warna ini tidak dapat diragukan lagi bahkan menjadi salah satu air terjun terindah di Indonesia. Air terjun yang bagian atas berwarna biru cerah yang dihiasi dengan tebing berlumut kehijauan yang berada di sekitarnya. Dan bagian bawah air terjun berwarna putih bening dan airnyapun hangat. Kedua air terjun yang berbeda warna ini dipisahkan dengan beberapa air terjun kecil yang menghiasi tebing sekitarnya.

Ada yang bilang bahwa warna biru pada formasi air terjun berasal dari telaga biru yang terjun dari ketinggian 100 meter namun setelah jatuh airnya berubah menjadi putih. Dari namanya saja air terjun yang memiliki dua warna, pastilah tempat wisata ini benar-benar unik. Kandungan sulfur yang berasal dari hasil sisa letusan Gunung Sibayak yang berbentuk aliran sungai bercampur dengan sulfur. Karena letaknya yang ada di pegunungan, air tersebut bercampur dengan air tanah sehingga segar.

Uniknya, walaupun terdapat kandungan sulfur airnya tidak berbau. Keunikan lain yang dapat pengunjung temui ketika berkunjung ke air terjun dua warna ini adalah lokasi air terjun yang berada di tengah belantara hutan hujan tropis yang hanya dapat ditemui di wilayah Sumatera dan Kalimantan
Pengunjung dapat menikmati keindahan alam dengan bermain air tetapi jangan sampai airnya terminum. Letaknya yang berada di tengah hutan membuat suhu udara di sekitarnya terasa dingin dan sejuk serta suhu hangat bisa didapatkan dari air yang berada di bawah. Aktifitas lain yang dapat pengunjung lakukan ketika berada di air terjun dua warna ini, anda juga dapat bersantai, berenang serta mengambil spot foto yang menarik dengan pemandangan hijau yang menyejukkan mata.

Anda juga dapat menyalakan api unggun sambil menghangatkan badan. Jika masih terasa kurang, pengunjung juga diijinkan untuk mendirikan tenda di sekitar air terjun dan menikmati suasana asri dan udara yang sama sekali belum terkontaminasi dengan polusi udara. Pokoknya bagi anda yang menyukai perjalanan yang menantang adrenalin disarankan untuk mengunjungi wisata ini.

Harga Tiket Wisata Air Terjun Dua Warna


Dalam membahas mengenai tempat wisata tidak akan lengkap rasanya jika tidak membahas mengenai harga tiket yang harus dikeluarkan oleh para wisatawan. Untuk masuk ke lokasi air terjun dua warna, pengunjung wajib membayar tiket masuk seharga Rp 25.000,- .

Mitos Air Terjun Dua Warna

Keindahan air terjun dua warna ini memang tidak  dapat dipungkiri. Akan tetapi dibalik keindahan air terjun yang mempunya dua gradasi warna yang berbeda ini mengandung cerita mistis, salah satu mitos yang beredar di masyarakat ini mengenai tempat pemandian bidadari. Namun kebenaran mengenai mitos tersebut belum diketahui kebenarannya.

Menurut cerita yang beredar di masyarakat, salah seorang warga pernah mendengar bahwa kawasan hutan yang didalamnya terdapat air terjun dua warna ini merupakan kerajaan orang bunian.
Orang  bunian yang tinggal di dalam hutan tersebut tidak menyukai daging babi. Karena jika orang bunian tersebut mencuci daging babi di sungai Lau Mentar yang terletak dekat dengan air terjun dua warna, tiba- tiba mendung hitam muncul begitu saja yang membuat mereka ketakutan karena menimbulkan banjir besar sehingga orang bunian ini tidak pernah mengkonsumsi daging babi.

Nah bagi anda yang menginginkan jalan- jalan dan berwisata di tempat yang berbeda perlu mencoba datang ke wisata air terjun dua warna ini. selamat berwisata. . .

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Wisata Air Terjun Dua Warna Deli Serdang Sumatera Utara"

Posting Komentar